KEDAI LANGIT

When at first you don’t succeed, sit down and eat cake. Then try again… (Mom’s night out movie)

Begitulah yang biasanya kami lakukan. Yasmina dan Citra. Sedih, kesal, senang, apapun jenis perasaannya, duduk dan ngemil kue, adalah kegiatan yang selalu bisa bikin hati tenang.

2014-01-24 18.56.01

Kesenangan yang pada akhirnya jadi hobby dan kebiasaan. Kemanapun kaki melangkah, toko kue, adalah tempat pertama yang selalu kami tuju. Memanjakan lidah dan pikiran dengan rasa kue yang beraneka ragam. Menyenangkan.

Hingga akhirnya, lahirlah Langit Habiby dari rahim Yasmina. Enam bulan pertama kehidupannya, Bayi hanya minum ASI.  Lalu tiba saatnya ia makan. Awalnya semua berjalan baik, sampai ke periode menolak makanan yang diberikan. Karena tidak mau menyerah pada makanan instan atau makanan dengan banyak rasa, di awal kehidupan seorang bayi. Yasmina mulai membuat kue.

Yang biasanya hanya penikmat kue buatan orang, kini mulai bereksperimen. Dari kukis lembut dengan havermut dan pisang, tentunya masih tanpa gula dan garam, putra pertama Yasmina, dan keponakan pertama Citra itu mulai menikmati makanan yang sama dengan ibu dan tantenya. Ia mulai menggemari sensasi yang menenangkan dari sebuah kue.

Karena itulah, kami tak berhenti mencoba. Dari resep ke resep, dari gagal ke gagal, hingga akhirnya berhasil membuat kue-kue nikmat, oven listrik mungil itu terus bekerja keras. Oven listrik pemberian almarhum mama, sebagai kado ulang tahun pernikahan Yasmina yang pertama, dan tadinya banyak menganggur di dapur, kini sibuk berat.

20140423_165817

Namun karena kue yang dibuat, pada awalnya memang ditujukan untuk seorang anak kecil yang amat doyan, maka kami ingin tetap berada di jalur “kue sehat”. Kami menghindari betul bahan-bahan kimia, pewarna, gula yang terlalu banyak, tepung yang berlimpah gluten, dan berusaha keras mencari bahan-bahan alami sebagai pengganti kepraktisan bahan kimia tersebut.

Oleh sebab itu juga, kami memutuskan untuk menamakan dapur ngepul kami, “Kedai Langit”. Kedai si Langit, Kue untuk Langit, dan Kue yang digemari Langit. Yasmina sendiri menamakan putranya Langit Habiby, karena ingin anak lelakinya itu menjadi orang yang menyayangi dan disayangi tanpa batas, seperti langit.

20140219_171746

Jadi Kedai Langit, bisa jadi sebuah nama yang menggambarkan harapan kami berdua, agar nantinya, kue-kue ini digemari dan bermanfaat untuk semua lapisan, seluruh kalangan, tanpa batas wilayah, tanpa batas usia, tanpa batas apapun yang biasanya membatasi orang menikmati nikmatnya kue. Renyahnya cookies. Dan hangat dan harumnya nuansa sebuah toko kue.

Sebab tak bisa menyajikan kue dengan tampilan lucu dan menarik, yang dipenuhi warna, bentuk dan kadar manis tinggi seperti yang banyak tersaji belakangan ini. Kami ingin menyajikannya dalam kemasan yang tak kalah manis dengan gula. Tak kalah berwarna dari pewarna makanan. dan tak kalah lucu untuk dihidangkan dalam berbagai acara.

Kami akan menggunting, dan menempel, karya yang biasa kami buat dalam 117 gram, sebagai teman pemanis si kue nikmat dan sehat ini.

Kedepannya, kami juga punya banyaaak cita-cita, ada banyak rancangan kue yang akan kami panggang jika sudah tiba waktunya nanti. Kini mulai mencicil dengan memperbaharui oven, dengan yang berkapasitas lebih besar. Kami juga sedang melakukan proses belajar, dalam segala hal, dari inovasi pada kue, kemasan, hingga pengantaran.

IMG-20150424-WA0008

Kami, kedai langit, seperti juga si langit. Anak kecil yang sibuk mengeksplor dunia barunya. Maka, semoga, nantinya, kami bisa memberikan kebahagiaan pada setiap orang yang mau mencoba kue buatan tangan ini. semoga, proses ini dimudahkan Yang Maha Kuasa, agar kami bisa mewujudkan mimpi, untuk mengajak semua orang duduk santai dan memanjakan lidah dengan kue nikmat dari oven yang terus mengepul.

Sebab kadang kue, bisa menjawab kegundahan. Atau setidaknya menenangkan hati yang resah, agar mampu kembali menghadapi persoalan dan menyelesaikannya dengan baik.

Doakan kami ya….

Yasmina Hasni dan Citra Anggraeny

Advertisements

Discount Package

PAKET-PAKET HEMAT

  1. Frame Package :

-Frame shadow box minimalis ukuran 30x30cm

-1 lembar kertas (bisa pilih nuansa/tema)

-Dua jenis pita

-kertas kecil 1 lembar

-lima buah kancing

-beberapa ornamen

Rp 150.000

2. Mini Album Package:

– Soft cover

-dua lembar kertas bolak balik

-lima jenis pita

-beberapa ornamen dan kancing

Rp 150.000

3. Mini Frame Package:

– Frame Shadow Box minimalis ukuran 10x10cm

-1 Lembar kertas ukutan mini

-1 buah kancing/pita/ornamen

Rp 50.000

Pop Up Album

pop up 1

 

pop up 2

 

POP UP ALBUM

Material: Penggabungan beberapa pattern papers, dihias denganpita, kancing dan kertas-kertas berwarna. Bisa dilipat dan digunakan sebagai kartu ucapan, atau dijadikan pajangan meja saat dibuka.

Kapasitas: Memuat 3 buah foto ukuran 2R dan 1 space untuk memo ucapan

Rp 95 000

 

pop up 3